Jasa Olah Data SPSS Cepat Kilat Express

Master Consultan Jasa Olah Data SPSS Cepat Kilat–  merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengolahan dan analisa data statistik untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Kami menawarkan bantuan olah data yang  cepat, dan sesuai dengan yang diperlukan dengan harga yang  terjangkau dimana keseluruhan mengacu pada satu tujuan utama, yaitu untuk membantu para mahasiswa dalam mengolah data penelitiannya.

Master Consultan melayani segala uji statistik dan software sesuai permintaan pelanggan. Software tersebut antara lain SPSS, Eviews, Amos, Excel, PLS, Stata, Lisrel  dll.

Sebagian besar client mendapat informasi dari teman yang sebelumnya telah menggunakan jasa kami, karena puas dengan layanan yang kami berikan. Biaya pengerjaan wajar sesuai dengan apa yang akan dikerjakan oleh Master Consultan. Semakin sulit biayanya juga tinggi, rata2 400-700 ribu sekali pengerjaan. Kami melayani jasa pengolahan data atau juga disebut dengan analisis data statistik untuk skripsi, tesis dan disertasi dengan cepat, akurat dan harga yang wajar.

Guna keperluan analisis data kami menggunakan software sesuai dengan permintaan calon klien, seperti : SPSS, Eviews, Minitab, Amos, Lisrel, Excel, R, Stata dan software lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Jasa Olah Data SPSS Cepat Kilat : Klien yang menggunakan jasa ini akan terima :

  • Output software yang digunakan untuk mengolah data.
  • Interpretasi (hasil pembacaan output software)
  • Bab 4 dan bab 5 (pembahasan, kesimpulan dan saran)
  • Garansi pengerjaan jika salah atau ada revisi.
  • Layanan konsultasi
  • Tabel statistik
  • Pengerjaan 4-5 hari

Kami melayani jasa pengolahan data atau juga disebut dengan analisis data statistik untuk skripsi, tesis dan disertasi dengan cepat, akurat dan harga yang wajar.

Guna keperluan analisis data kami menggunakan software sesuai dengan permintaan calon klien, seperti : SPSS, Eviews, Minitab, Amos, Lisrel, Excel, R, Stata dan software lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Jasa Olah Data SPSS Cepat Kilat : Klien yang menggunakan jasa ini akan terima :

  • Output software yang digunakan untuk mengolah data.
  • Interpretasi (hasil pembacaan output software)
  • Garansi pengerjaan jika salah atau ada revisi.
  • Layanan konsultasi
  • Tabel statistik
  • Pengerjaan 1-2 hari

TAHAP-TAHAP PENELITIAN

Tahapan kegiatan dalam statistika dibagi dalam beberapa tahap yaitu pengumpulan data penyusunan data penyajian data pengolahan atau analisis data dan interpretasi data.

Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan tahapan yang sangat penting dalam kegiatan penelitian tanpa adanya data sebuah penelitian tidak akan dapat terselesaikan dan tidak dapat dilanjutkan. Secara garis besar terdapat dua metode pengumpulan data yaitu pertama pengumpulan data secara keseluruhan atau sering disebut dengan metode sensus dan yang kedua pengumpulan data berdasarkan sampel dan disebut metode sampling. Proses pengumpulan data ini berkaitan dengan bagaimana metode atau cara bagaimana data dapat terkumpul, diperoleh dari mana data tersebut (siapa sumbernya) dan bagaimana cara mendapatkannya atau alat yang digunakan.

Metode pengumpulan data merujuk pada bagaimana data diperoleh, Apakah melalui angket, wawancara, observasi, tes, dokumentasi dan sebagainya. Sumber data terkait dengan dari mana dapat diperoleh apakah data diperoleh dari sumber langsung atau disebut dengan data primer atau data diperoleh dari sumber tidak langsung atau data sekunder sedangkan alat yang digunakan merujuk pada instrumen apa yang digunakan dalam mengumpulkan data, apakah berupa lembar checklist, kuesioner, angket terbuka atau tertutup, pedoman wawancara, wawancara terstruktur atau bebas, dokumentasi observasi dan lain sebagainya. Berikut ini penjelasan singkat tentang metode pengumpulan data.

Observasi atau pengamatan adalah teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung di lapangan pengamatan disebut observer yang diamati disebut observe. Observasi dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu observasi partisipasi observasi yang secara terang-terangan dan observasi yang tak berstruktur.

Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tahap tatap muka atau tanya jawab langsung antara pengumpul data atau peneliti terhadap narasumber atau sumber data. Orang yang mewawancarai disebut interviewer dan orang yang diwawancarai disebut interview. Wawancara pada penelitian sampel besar biasanya hanya dilakukan sebagai studi pendahuluan karena tidak mungkin menggunakan wawancara pada 1000 responden sedangkan pada sampel kecil teknik wawancara dapat digunakan sebagai teknik pengumpul data biasanya wawancara ini digunakan pada penelitian kualitatif. Bentuk-bentuk wawancara terdiri dari wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

Angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan daftar pertanyaan yang harus diisi oleh responden. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner terperinci sedemikian rupa dan lengkap. Biasanya sebuah kuisioner sudah menyediakan pilihan Jawaban yang harus dipilih oleh responden. Angket atau kuesioner semacam ini disebut dengan angket tertutup. Ada juga sebuah angket yang memberikan kesempatan kepada responden untuk menjawab secara bebas. Angket atau kuesioner semacam ini disebut dengan angket atau kuesioner terbuka. Jika angket kuesioner menyediakan jawaban pertanyaan dan juga memberikan kesempatan untuk menjawab sesuai kemauan responden maka angket semacam disebut dengan angket semi terbuka.

Tes dapat digunakan untuk mengumpulkan data. Tes dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan untuk memperoleh informasi tentang sesuatu yang setiap butir pertanyaan memiliki jawaban atau ketentuan yang dianggap benar. Butir-butir pertanyaan dalam tes digunakan untuk mengukur sikap, pengetahuan, keterampilan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok. Terdapat dua macam tes, pertama tes buatan perorangan misalkan buatan guru atau pelatih yang belum melalui uji coba berkali-kali sehingga belum teruji kelayakannya. Tes kedua yaitu tes yang dibuat oleh para ahli yang telah diuji cobakan dengan baik misalkan tes IQ, tes psikologi, tes potensi akademik dan lain-lain.

Dokumentasi dapat menjadi sumber data atau informasi yang penting dalam proses pengumpulan data kualitatif dengan melihat atau menganalisis dokumen-dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau orang lain tentang subjek tersebut dapat menginformasikan tentang kejadian-kejadian di masa lampau. Dokumentasi dapat berbentuk surat-surat, catatan harian, cinderamata, laporan, artefak, foto dan sebagainya. Sifat utama dari data dokumentasi adalah tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi di waktu silam secara detail. Bahan dokumentasi terbagi beberapa macam yaitu autobiografi, surat-surat pribadi, buku, catatan harian, memorial, kliping, dokumen pemerintah atau swasta, data di server, data di flashdisk atau data yang tersimpan di website.

Penyusunan data

Setelah data terkumpul, langkah berikutnya adalah menyusun data. Data yang telah diperoleh dikumpulkan dan disusun secara teratur agar dapat mudah dibaca, diamati dan dilihat. Kegiatan penyusunan data biasanya terdiri dari empat hal yaitu cleaning/editing, coding, scoring dan entering.

Cleaning atau editing adalah tahapan dimana seorang peneliti mengumpulkan dan memeriksa angket kuesioner dari responden. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah angkat benar-benar sudah terisi semua atau ada yang belum terjawab. Jika ada yang belum kuisioner dikembalikan lagi kepada responden untuk diisi atau diperbaiki jawaban jawabannya.

Coding adalah tahapan dimana peneliti memberi kode identitas responden untuk menjaga kerahasiaan identitas responden dan mempermudah proses penelusuran biodata responden bila diperlukan.

Scoring adalah tahap dimana seseorang peneliti memberikan nilai atau angka dari angka jawaban responden. Tidak ada pedoman buku, namun skoring harus diberikan dengan konsisten. Selain itu perlu diperhatikan dengan teliti terhadap pertanyaan atau pernyataan kuesioner yang bersifat negatif dan positif. Pernyataan atau pertanyaan bersifat negatif harus diberi kode terbalik.

Entering dilakukan penilaian pada kuesioner yang telah terkumpul. Maka langkah berikutnya adalah memasukkan data yang telah diskor tersebut ke dalam komputer seperti ke dalam program excel atau program SPSS.

Penyajian data

Kegiatan statistik berikutnya adalah penyajian data. Penyajian data setidaknya dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan tulisan, tabel dan grafik.

Penyajian data dengan tulisan adalah berbentuk laporan naratif tertulis, deskriptif, mulai dari proses pengambilan sampel pengumpulan data. Hasil analisis dan interpretasi hampir semua laporan penelitian disajikan dalam bentuk tulisan dengan ditampilkan data data pendukung seperti grafik, gambar, dan tabel.

Penyajian data dengan tabel dimaksudkan agar data yang disajikan lebih ringkas dan mudah diamati. Sebagaimana tabel atau daftar penyajian data dengan grafik juga dimaksudkan memudahkan penyajian dan visualisasi data yang rumit menjadi mudah diamati secara cepat, ringkas, dan efisien. Grafik adalah alat penyajian data statistik yang tertuang dalam bentuk lukisan, baik lukisan garis, gambar maupun lambang. Jadi dalam penyajian data angka melalui grafik, angka dilukiskan dalam bentuk lukisan, garis gambar atau lambang tertentu dengan kata lain angka itu divisualisasikan.

Pengolahan data atau analisis data

Setelah data terkumpul, tersusun dan tersaji dengan baik, maka langkah statistik berikutnya adalah mengolah atau menganalisis data. Kegiatan ini sangat penting karena pada tahapan inilah data-data yang telah ada digunakan untuk mengetahui atau menjawab masalah hipotesis penelitian. Pengolahan atau analis data ini diantaranya untuk mengetahui rata-rata, median, modus, deviasi, varian, korelasi, regresi dan sebagainya.

Berbeda pada zaman dulu yang proses pengolahan data dikerjakan secara manual, pada zaman sekarang, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju dan canggih, proses pengolahan dan analisis data umumnya dikerjakan dengan menggunakan program atau software statistik seperti SPSS, Minitab, SAS, SEM, Amos, Lisrel, Excel, SmartPLS, R dan Eviews penggunaan software tersebut semakin mempermudah mempercepat dan terjaga kehati-hatian pengelolaan dibandingkan dengan teknik manual yang memerlukan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan.

Interpretasi data

Langkah terakhir dari proses statistik adalah interpretasi data. Interpretasi data adalah sebuah kegiatan memaknai atau menafsirkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan. Interpretasi data ini merupakan tugas yang sulit karena memerlukan keahlian, sikap hati-hati, pertimbangan yang matang dan sikap objektif. Jika interpretasi data dapat dilakukan dengan baik dan benar maka peneliti akan memperoleh kesimpulan yang benar.